Bandar Lampung – Kesedihan mendalam menyelimuti keluarga besar Kodim 0410/Kota Bandar Lampung (KBL) atas wafatnya Serka Septianto bin Muhammad Bacrin. Namun di tengah duka yang membayangi, semangat kebersamaan dan jiwa korsa para prajurit TNI terlihat begitu kuat mengiringi perjalanan terakhir almarhum.
Serka Septianto mengembuskan napas terakhir pada Selasa (9/6) pukul 15.35 WIB di RS DKT Bandar Lampung setelah berjuang melawan sakit yang dideritanya. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi sang istri, Agustini Evriani, serta tiga buah hati mereka, Cevin Dimas Anugrah, Naila Safitri Ramadhani, dan Afiqah Putri Kurnia.
Tak lama setelah kabar duka diterima, jajaran Kodim 0410/KBL bergerak cepat memberikan pendampingan kepada keluarga. Babinsa Kelurahan Way Kandis, Serma Agus Raharjo, menjadi sosok yang berada di garis depan memastikan seluruh rangkaian penghormatan terakhir berjalan lancar dan penuh khidmat.
Pada pukul 17.00 WIB, Serma Agus memantau langsung kedatangan jenazah di rumah duka yang berada di Jalan Tirtaria, Gang Melati 6, Kelurahan Way Kandis, Kecamatan Tanjung Senang. Kehadirannya bukan sekadar menjalankan tugas, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian dan solidaritas sesama prajurit.
Suasana haru menyelimuti rumah duka. Sejumlah pejabat TNI dari Korem 043/Gatam dan Kodim 0410/KBL hadir memberikan penghormatan terakhir sekaligus menguatkan keluarga yang ditinggalkan. Di antara yang hadir tampak Kasiter Korem 043/Gatam Kolonel Inf M. Sofrianes Salam, Danramil 410-06/Kedaton Mayor Cke Yudi Nugroho beserta istri, Wadanramil 410-04/TKT Kapten Inf Yuli Sitorus, para Babinsa se-Kecamatan Tanjung Senang, anggota Koramil, keluarga besar almarhum, serta masyarakat sekitar.
Satu per satu mereka menyampaikan belasungkawa. Kehadiran para prajurit dan warga menjadi bukti bahwa pengabdian seorang tentara tidak berhenti ketika tugas berakhir. Bahkan hingga tutup usia, ia tetap menjadi bagian dari keluarga besar yang tak pernah meninggalkannya.
Puncak penghormatan berlangsung pada malam hari saat prosesi pemakaman militer digelar di TPU Graha Abadi, Jalan Tirtaria Ujung, Way Kandis. Dengan tata upacara militer yang khidmat, jenazah Serka Septianto dilepas menuju peristirahatan terakhir sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian yang telah diberikan kepada bangsa dan negara.
Di bawah langit malam yang hening, para prajurit mengiringi langkah terakhir rekan mereka dengan penuh hormat. Isak tangis keluarga bercampur suasana haru yang menyelimuti prosesi pemakaman.
Komandan Kodim 0410/KBL melalui laporan yang diterima dari Pa Jaga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam pendampingan keluarga almarhum, khususnya Babinsa Way Kandis Serma Agus Raharjo.
“Ini merupakan wujud nyata bahwa prajurit Kodim 0410/KBL hadir bukan hanya saat bertugas di lapangan, tetapi juga ketika keluarga besar TNI menghadapi masa-masa sulit. Kebersamaan dan kepedulian adalah bagian dari jati diri seorang prajurit,” demikian disampaikan dalam arahan yang diterima jajaran Kodim.
Rangkaian kegiatan yang berlangsung hingga larut malam tersebut menjadi gambaran kuatnya nilai kebersamaan di lingkungan TNI. Di tengah kehilangan yang mendalam, keluarga Serka Septianto tidak berjalan sendiri.























