Bupati Budi Utomo Apresisasi Workshop Pendidikan Yang Digelar PWI Lampung Utara

Lampung Utara87 Dilihat

Lampung Utara: Kegiatan Workshop pendidikan yang akan dilakukan oleh PWI Lampung Utara mendapat apresiasi dari Bupati Budi Utomo. Apresiasi ini disampaikannya saat menerima kunjungan para pengurus PWI Lampung Utara, Kamis (30/8/2023).

Rencananya Workhop pendidikan kepada guru tersebut akan digelar,  Senin (4/9/2023).

“Saya nilai kegiatan ini cukup positif dan bermanfaat bagi para tenaga pendidik. Jadi, saya sangat mengapresiasi kegiatan workshop dari rekan-rekan PWI,” kata Bupati Budi Utomo.

Orang nomor satu di Lampung Utara ini kembali menuturkan, apa yang disampaikan ini berdasarkan tujuan utama dari kegiatan tersebut. Kegiatan ini diyakininya dapat lebih menambah wawasan bagi para tenaga pendidik mengenai dunia jurnalistik dan dinamika di dalamnya.

“Mudah-mudahan, apa yang didapat dari kegiatan ini akan bermanfaat bagi mereka di masa mendatang,” harap dia.

Di tempat sama, Ketua PWI Lampung Utara, M.Rozi Ardiyansah mengatakan, kegiatan yang akan dilaksanakan ini beranjak dari kepedulian PWI terhadap perkembangan dunia jurnalistik dewasa ini. Kebebasan pers sering kali disalahartikan oleh oknum-oknum wartawan di lapangan. Meskipun terkadang niatnya baik, namun dengan penyampaian yang kurang tepat, hasilnya malah kontraproduktif.

“Imbasnya, nara sumber malah menjadi resah sehingga citra profesi ini semakin terpuruk di mata masyarakat,” jelasnya.

Menurut penilaiannya, hal itu terjadi dikarenakan oleh berbagai faktor. Di antaranya kurangnya pemahaman mengenai tugas pokok dan fungsi wartawan. Padahal, tugas utama wartawan diatur dalam Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan kode etik wartawan.

“Insya Allah, jika tetap berpedoman pada kedua pedoman tersebut, dunia jurnalistik akan semakin berkembang dan maju,” kata dia.

Adapun tujuan utama dari kegiatan ini tak lain untuk lebih menambah wawasan pada tenaga pendidik mengenai dunia jurnalistik. Dengan penambahan wawasan itu, diharapkan citra ‘miring’ jurnalis yang selama ini mungkin tersemat dalam pikiran tenaga pendidik perlahan dapat dihilangkan. Dengan demikian, mereka tak lagi ragu atau menghindar saat berhadapan dengan wartawan.

“Terima kasih juga atas perhatian dan dukungan dari semua pihak khususnya pemkab melalui dinas pendidikan sehingga acara ini dapat terlaksana sesuai rencana,” terangnya. (Rls/*)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *