Warga di Lampung Utara Serahkan Senpi Ilegal ke Kodim 0412

Lampung Utara166 Dilihat

Lampung Utara: Kodim 0412 Lampung Utara menerima dua pucuk senjata api (senpi) ilegal dan rakitan laras pendek dari warga di daerah setempat.

Senpi ilegal tersebut diserahkan melalui Komandan Unit Intel Letda Inf. Usman kepada Dandim 0412 Letkol Inf Andi Sultan di aula Makodim setempat, Rabu (5/4/2023)

Komandan Kodim 0412 Lampung Utara Letkol Inf Andi Sultan mengatakan dua senjata api ilegal yang diserahkan itu berjenis Bareta buatan Italy dan senjata satunya adalah jenis rakitan.

Dandim menyebut penyerahan senjata api ilegal itu berkat penggalangan dan pendekatan anggotanya melalui pembinaan di lapangan kepada masayarakat.

“Anggota Intel Kodim yang ada di lapangan yang berhasil memberikan pengertian dan membujuk warga untuk mau menyerahkan senpi kepada TNI. Ini bentuk kesadaran masyarakat di Lampung Utara dan patut diapresiasi, ” ujar Dandim.

Menurut Letkol Andi Sultan anggota di lapangan juga berhasil memberikan arahan dan pengertian akan bahaya dan melanggar pidana dalam memiliki tanpa izin senpi dan pengaruh buruk apabila senpi itu dimiliki masyarakat.

“Yang pasti kasus senpi ilegal rakitan itu melanggar undang undang pidana, ” kata Andi Sultan.

Karena itu, Dandim menghimbau, kepada warga atau masyarakat yang masih ada atau memiliki senjata api rakitan ilegal untuk segera dapat menyerahkannya kepada aparat terdekat baik TNI maupun Polri.

Dia juga mengucapkan terimakasih kepada anggota unit intel yang telah mengajak warga pemilik senpi ilegal untuk mau dan rela menyerahkan senpinya kepada TNI. Dengan begitu, upaya tersebut dapat mengurangi tingkat gangguan keamanan.

“Kita juga memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Dan Unit Intel dan dua anggotanya atas kinerjanya ini, ” ujar dia.

Dandim Letkol Inf Andi Sultan meyakini dengan adanya penyerahan senpi rakitan ilegal tersebut diharapkan tingkat kriminalitas dapat lebih menurun khususnya yang menggunakan senjata api. (Vck/Alam)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *