Bandar Lampung : Pertemuan antara Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung dan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Lampung, Jumat (22/5/2026) bukan sekadar agenda silaturahmi. Di balik suasana hangat di Kantor PWI Lampung, terselip upaya merawat komunikasi kelembagaan setelah sempat muncul dinamika akibat agenda audiensi yang tertunda.
Kepala Kanwil Kemenag Lampung, Zulkarnain, datang bersama jajaran dan disambut langsung Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah, beserta pengurus harian. Pertemuan itu menjadi ruang dialog untuk memperkuat kembali hubungan antara institusi keagamaan dan komunitas pers di Lampung.
Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah, menyebut komunikasi antara insan pers dan Kemenag selama ini telah berjalan baik. Menurut dia, perbedaan persepsi yang sempat muncul belakangan justru harus menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat kemitraan.
“Hubungan PWI dan Kemenag sejak dulu berjalan harmonis. Dinamika kemarin kami lihat dari sisi positif sebagai bagian dari proses memperbaiki komunikasi,” kata Wira dalam audiensi tersebut.
Di tengah pembicaraan, agenda yang lebih besar ikut mengemuka: persiapan Lampung sebagai tuan rumah Hari Pers Nasional (HPN) dan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027.
Status itu, menurut Wira, menuntut penguatan jejaring antarlembaga sejak dini, termasuk dengan Kanwil Kemenag.
Ia mengatakan penyelenggaraan dua agenda nasional itu diperkirakan akan menghadirkan tokoh-tokoh penting nasional, sehingga koordinasi lintas sektor menjadi kebutuhan utama.
“Kolaborasi antarlembaga penting dibangun sejak sekarang agar Lampung siap menjadi tuan rumah agenda nasional pers,” ujarnya.
Sementara itu, Zulkarnain secara terbuka menyampaikan permohonan maaf atas tertundanya agenda audiensi yang sebelumnya dijadwalkan sehari lebih awal. Ia menegaskan penundaan itu terjadi akibat miskomunikasi internal, bukan bentuk pengabaian terhadap organisasi pers.
“Saya minta maaf sebesar-besarnya. Tidak ada niat sedikit pun untuk mengabaikan organisasi sebesar PWI,” kata Zulkarnain.
Ia berharap hubungan antara Kanwil Kemenag Lampung dan PWI dapat diperkuat, terutama dalam penyebarluasan informasi publik. Menurut dia, media memiliki posisi strategis untuk menjembatani program pemerintah dengan masyarakat.
Zulkarnain juga membuka peluang pelibatan wartawan dalam mendukung publikasi program dan capaian Kementerian Agama di Lampung. Bagi kedua lembaga, pertemuan ini tampaknya menjadi lebih dari sekadar kunjungan formal—melainkan upaya membangun ulang ritme komunikasi menjelang agenda-agenda besar daerah dan nasional.
(Rls/*)























