Prabowo Idul Adha di Paris, Diplomasi Negara Tetap Jalan di Tengah Momen Sakral

JAKARTA – Ada yang berbeda pada pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun ini. Presiden RI Prabowo Subianto dipastikan tidak menunaikan salat Id di Tanah Air. Kepala Negara akan melaksanakan salat Idul Adha di Paris, Prancis, Rabu (27/5/2026), di tengah agenda kunjungan kenegaraan yang tengah dijalankannya.

Keputusan itu menjadi perhatian publik lantaran selama ini presiden lazim melaksanakan salat Idul Adha di Jakarta, khususnya di Masjid Istiqlal bersama masyarakat dan jajaran pejabat negara. Namun kali ini, agenda diplomasi internasional membuat tradisi tersebut berubah.

banner 728x90

Prabowo diketahui tiba di Prancis pada Senin malam (25/5/2026) untuk menjalankan kunjungan resmi kenegaraan. Lawatan tersebut difokuskan pada penguatan hubungan bilateral Indonesia–Prancis di sejumlah sektor strategis, mulai dari pertahanan, ekonomi, teknologi, hingga pendidikan.

Di tengah padatnya agenda diplomatik, Presiden tetap memastikan momentum keagamaan tidak terlewat. Salat Idul Adha direncanakan digelar bersama komunitas warga negara Indonesia (WNI) di Paris, dengan salah satu lokasi yang dipersiapkan berada di Wisma Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Paris.

Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro, menyebut pelaksanaan salat Id akan menyesuaikan situasi dan agenda Presiden di lapangan. Selain menjalankan ibadah, Prabowo juga dijadwalkan bersilaturahmi dengan masyarakat Indonesia yang berada di Prancis.

Meski merayakan Idul Adha di luar negeri, perhatian Presiden terhadap masyarakat di dalam negeri tetap ditunjukkan melalui distribusi hewan kurban dalam skala besar. Tahun ini, Prabowo menyalurkan sebanyak 1.098 ekor sapi kurban ke berbagai wilayah Indonesia dengan nilai mencapai sekitar Rp100 miliar.

Momen Idul Adha Presiden di luar negeri sekaligus menjadi simbol bagaimana agenda diplomasi tetap berjalan tanpa meninggalkan nilai-nilai religius. Di satu sisi, pemerintah terus memperkuat posisi Indonesia dalam kerja sama internasional, sementara di sisi lain, tradisi keagamaan tetap dijaga meski berlangsung jauh dari Tanah Air.

Kunjungan ke Prancis sendiri tercatat menjadi salah satu agenda luar negeri penting Prabowo selama masa pemerintahannya, sekaligus menegaskan pendekatan diplomasi aktif Indonesia di tengah dinamika geopolitik global.

(**)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *