Prabowo: Tujuan Pembangunan Bukan Sekadar Pertumbuhan Ekonomi, tetapi Kesejahteraan Seluruh Rakyat

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan Indonesia tidak boleh hanya diukur dari tingginya pertumbuhan ekonomi maupun besarnya investasi. Menurutnya, ukuran paling penting dari pembangunan adalah seberapa besar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo menjelang peringatan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia dalam Laporan Kinerja Lembaga-Lembaga Negara pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI, Jumat (14/8/2026).

banner 728x90

Prabowo menekankan, seluruh kebijakan pemerintah pada akhirnya harus bermuara pada satu tujuan utama, yakni meningkatkan kesejahteraan rakyat secara adil dan merata.

“Tujuan utama kita hanyalah satu, yaitu terwujudnya kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia,” tegas Prabowo.

Ia mengatakan pemerintah hingga kini telah menggulirkan 121 kebijakan transformatif yang diarahkan untuk menyelesaikan berbagai persoalan bangsa secara bertahap dan menyeluruh.

Menurut Prabowo, sejumlah hasil dari kebijakan tersebut mulai terlihat. Salah satunya adalah capaian swasembada pangan pada delapan komoditas utama, disertai penyaluran pupuk yang disebut semakin mudah dan tepat sasaran bagi petani.

Pemerintah juga terus mendorong hilirisasi nasional untuk meningkatkan nilai tambah komoditas Indonesia sehingga manfaat ekonomi tidak berhenti pada ekspor bahan mentah.

Prabowo menilai berbagai capaian tersebut tidak lahir dari kerja pemerintah semata. Kemajuan itu, kata dia, merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen bangsa melalui semangat gotong royong.

“Seluruh capaian ini adalah hasil dari semangat gotong royong seluruh elemen bangsa,” ujarnya.

Dalam pidatonya, Prabowo juga menggarisbawahi kembali peran pemerintah. Menurut dia, pemerintah tidak boleh hanya sibuk mengejar indikator makro, sementara persoalan masyarakat di tingkat bawah luput dari perhatian.

Ia menyebut tugas pemerintah pada dasarnya sederhana: mendengarkan suara rakyat, memahami kesulitan yang mereka hadapi, kemudian menghadirkan solusi.

“Setiap jengkal pembangunan yang kita lakukan harus bisa dirasakan manfaatnya secara adil dan merata,” kata Prabowo.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa pembangunan nasional harus berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat, bukan sekadar capaian statistik.

Karena itu, pemerintah berkomitmen melanjutkan berbagai program transformasi untuk memperkuat kemandirian ekonomi, meningkatkan kesejahteraan, serta membangun Indonesia yang memiliki daya saing lebih kuat.

Menjelang usia 81 tahun kemerdekaan Indonesia, Prabowo memastikan pemerintah akan terus bekerja dan mendampingi masyarakat menghadapi berbagai tantangan.

“Kita akan terus bekerja tanpa henti demi masa depan Indonesia yang lebih makmur, sejahtera, dan bermartabat,” tegasnya.

(*)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *