Bupati Hamartoni Ahadis Bersama Ribuan Warga Kotabumi Tunaikan Salat Id 1447 H di Stadion Sukung

LAMPUNG UTARA : Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai pelaksanaan Salat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah di kawasan parkir Stadion Sukung, Kotabumi, Sabtu (21/03/2026).

Ribuan masyarakat dari berbagai penjuru Kabupaten Lampung Utara tampak antusias memadati lokasi sejak pagi hari.

banner 728x90

Pelaksanaan ibadah tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis, bersama Wakil Bupati serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Hadir pula Sekretaris Daerah, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Salat Id berlangsung tertib dan khusyuk dengan Imam Ustadz Abdul Manan, Khatib H. Muhammad Ridwan, serta Muazin Abdul Basid.

Usai pelaksanaan salat, Bupati Hamartoni Ahadis menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan yang berlangsung aman dan penuh kekhidmatan. Ia menilai momentum Idul Fitri menjadi sarana penting untuk mempererat kebersamaan dan memperkuat persatuan masyarakat.

“Alhamdulillah, pelaksanaan Salat Id tahun ini berjalan dengan baik, tertib, dan penuh kekhusyukan. Ini menjadi momen yang tepat untuk mempererat silaturahmi dan menjaga kebersamaan di tengah berbagai tantangan yang kita hadapi,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dalam membangun daerah.

Menurutnya, kemajuan Lampung Utara merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

“Di hari yang suci ini, mari kita perkuat tekad untuk terus mencintai dan membangun Lampung Utara. Daerah ini adalah milik kita bersama, bukan hanya milik pemerintah, tetapi milik seluruh masyarakat,” tegasnya.

Terkait pelaksanaan salat yang digelar di area parkir stadion, Bupati menegaskan bahwa hal tersebut tidak mengurangi makna dan nilai ibadah. Ia menyebut, esensi Idul Fitri tetap terletak pada kebersamaan, keikhlasan, dan kemenangan setelah menjalankan ibadah Ramadan.

“Dimanapun dilaksanakan, makna Idul Fitri tetap sama. Yang terpenting adalah nilai kebersamaan dan rasa syukur yang kita hadirkan,” pungkasnya.

(Ayi/Ipul)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *