Prabowo Copot Kepala BGN dan Dua Wakilnya, Program Makan Bergizi Gratis Dievaluasi Total

JAKARTA:  Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan besar di tubuh Badan Gizi Nasional (BGN). Kepala BGN Dadan Hindayana bersama dua wakilnya resmi dicopot dari jabatannya menyusul evaluasi terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program unggulan pemerintah.

Keputusan tersebut diumumkan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (2/6/2026) malam.

banner 728x90

“Pada hari ini Selasa, tanggal 2 Juni 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional,” kata Prasetyo.

Tak hanya Dadan Hindayana yang dicopot, Presiden juga memberhentikan dua Wakil Kepala BGN, yakni Brigjen Pol Sony Sonjaya dan Mayjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung.

Sebagai pengganti, Prabowo menunjuk Wakil Kepala BGN Nanik S Deyang untuk memimpin lembaga yang bertanggung jawab menjalankan program Makan Bergizi Gratis di seluruh Indonesia.

Langkah tegas Presiden ini disebut sebagai bagian dari upaya memperkuat efektivitas program MBG yang selama ini menjadi sorotan publik. Pemerintah mengaku menerima banyak masukan dari berbagai pihak terkait pelaksanaan program tersebut.

Menurut Prasetyo, keputusan pergantian pimpinan diambil setelah Presiden menerima hasil evaluasi dari kementerian terkait serta berbagai aspirasi yang berkembang di masyarakat, termasuk dari para penerima manfaat program.

“Bapak Presiden terus mendengarkan dan mendapatkan masukan dari berbagai pihak, baik dari kementerian terkait maupun dari masyarakat, termasuk para penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis,” ujarnya.

Meski tidak merinci alasan teknis pencopotan, pergantian seluruh pucuk pimpinan BGN dinilai menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah ingin melakukan pembenahan menyeluruh terhadap pelaksanaan program strategis nasional tersebut.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu janji utama pemerintahan Prabowo yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak, pelajar, ibu hamil, dan kelompok rentan lainnya. Karena menyangkut jutaan penerima manfaat dan anggaran yang besar, pemerintah menilai program tersebut harus berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan mendapat kepercayaan publik.

Dengan masuknya Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN yang baru, publik kini menanti langkah konkret yang akan diambil untuk memperbaiki tata kelola serta mempercepat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di berbagai daerah.
(**)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *