BPNB Jawa Barat Suport Lestarikan Budaya ‘Nyeruit’ di Lampung

Lampung Utara221 Dilihat

Lampung Utara – Tindaklanjut dari upaya pelestarian nilai budaya kategori perorangan, membuat pihak Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Tekhnologi, melalui Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Provinsi Jawa Barat, kembali turun ke Kabupaten Lampung Utara, guna menghadiri ‘Nyeruit Bareng’ bersama tokoh, masyarakat setempat, Selasa (27/9/2022).

Pelestarian budaya Nyeruit yang dimotori Yosef Arizandi, dipusatkan di jalan Suttan Selibar Jagad, Kelurahan Kotabumi Ilir, Kecamatan Kotabumi.

Hadir perwakilan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, antaranya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, Camat Kotabumi dan jajarannya, Tokoh Adat setempat serta pelajar sebagai generasi muda.

Ditampilkan dalam giat itu, bagaimana cara mengolah sambal calon seruit dengan bahan mulai dari Cabai, Rampai, bawang, terasi dan garam/gula secukupnya.

Selanjutnya, sambal yang telah jadi akan dipadukan atau diaduk dengan daging ikan yang telah matang, baik itu ikan bakar, pepes ataupun goreng.

“Agar lebih terasa nikmat, orang Lampung biasanya mencampur dengan isem kembang (buah mangga muda) agar lebih harum aromanya. Tapi karena bertepatan sedang musim buah durian (duren) maka pada agenda ini sambal tadi kita beri satu dua butir buah duren agar sempurna menjadi Seruit.” Ucap Yosep.

Yosef Arizand memiliki tekad bagaimana Seruit ini dapat terus dilestarikan oleh generasi muda. Apalagi dilokasi nyeruit bertepatan dengan salah satu rumah tokoh adat yang sudah berdiri sejak tahun 1816 silam.

“Ini untuk mengenalkan dan melestarikan budaya kepada generasi muda kita, karena seruit ini khas orang Lampung, jadi jangan sampai orang Lampung asli lupa dengan seruit itu sendiri.” Kata dia.

Ucapan terimakasih tak lupa disampaikan kepada pihak BPNB Provinsi Jawa Barat yang merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemendikbud Ristek, Para Pelajar, Tokoh Adat dan Pemerintah setempat. Ia berharap hal ini dapat terus menjadi perhatian khusus dalam pelestarian budaya.

“Terimakasih kepada semua pihak yang terlibat dalam nyeruit ini, penting sebagai pemuda saya akan terus berupaya ‘Nyeruit’ ini dapat dikenal hingga mancanegara.” Pungkasnya.

Sementara itu, tim dari Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Jawa Barat, Hendra Gunawan.S.Kom, menyebut, bahwa pihaknya akan mensuporting kegiatan seperti ini.

“Tentunya kita akan suporting kegiatwn ini. Kita tau bahwa pengembangan pemanfaatan terhadap aspek kebudayaan salah satunya kuliner seruit yang ada di Lampung Utara. Mudah mudahan seruit ini bisa dimanfaatkan sehingga masyarakat bisa tau.” Ucap Hendro, seraya mengatakan, “Mantab sangat, dan saya baru kali ini juga.” Ucap dia.(Atin/Alam)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *