Dari Seremoni ke Aksi: Tantangan Pendidikan Lampung Utara di Hardiknas 2026

Lampung Utara : Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Lampung Utara kembali digelar secara seremonial melalui upacara di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten, Senin, (4/5/ 2026).

Namun di balik rutinitas tahunan itu, pemerintah daerah menegaskan urgensi memperkuat kualitas pendidikan yang masih menghadapi tantangan pemerataan dan efektivitas kebijakan.

banner 728x90

Upacara diikuti ratusan peserta dari unsur pemerintah daerah, tenaga pendidik, hingga pelajar. Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis, membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, yang menekankan bahwa Hardiknas seharusnya tidak berhenti pada seremoni, melainkan menjadi titik refleksi untuk memperbaiki ekosistem pendidikan.

Dalam pidatonya, pemerintah pusat mendorong integrasi empat pilar pendidikan—sekolah, keluarga, masyarakat, dan media—sebagai fondasi membangun kualitas sumber daya manusia. Pendekatan ini dinilai penting untuk menjawab tantangan pendidikan yang semakin kompleks, mulai dari kesenjangan akses hingga kualitas pembelajaran.

“Pendidikan memiliki peran strategis dalam mewujudkan cita-cita besar bangsa, termasuk dalam kerangka Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” kata Hamartoni saat membacakan sambutan tersebut.

Di tingkat daerah, komitmen serupa disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Lampung Utara, Sukatno. Ia menyebut pihaknya akan menyesuaikan program daerah dengan kebijakan pusat, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan mutu pendidikan.

Meski demikian, pernyataan komitmen ini menjadi catatan penting mengingat berbagai persoalan pendidikan di daerah belum sepenuhnya teratasi—mulai dari ketimpangan fasilitas, kualitas tenaga pengajar, hingga akses pendidikan di wilayah terpencil.

(Ayi/Alam/Ipul)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *