KPU Lampung Utara Gerebek Pasar di Hulu Sungkai

Lampung Utara271 Dilihat

Lampung Utara: Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Lampung Utara (Lampura) menggerebek pasar yang ada di desa Gedung Negara kecamatan Hulu Sungkai, Jum’at, (23/6).

Gerebek pasar kali ini tak lain merupakan kegiatan KPU Lampura untuk mensosialisasikan tahapan pemilu kepada masyarakat yang sedang berniaga di pasar tersebut. Acara yang berlangsung di pasar Jum’at Gedung Negara ini langsung  dihadiri oleh Ketua KPU Provinsi, Erwan Boestami dan didampingi Komisioner KPU Lampura, Mad Akhir, Tedi Yunada, Yudi Saputra, Yansen Atik beserta jajaran sekretariatan KPU Lampura. Hadir juga pada kesempatan itu, Camat Hulu Sungkai, Zulham A. Razaq dan perwakilan unsur pimpinan kecamatan setempat.

Dalam kesempatan itu, Ketua KPU Provinsi, Erwan Boestami mengatakan, acara gerebek pasar ini bertujuan untuk mensosialisasikan tahapan pemilu, waktu pemilu dan apa saja yang akan dipilih masyarakat pada saat hari pemilihan yang akan berlangsung pada 14 Februari tahun 2024 mendatang. ” Bapak-bapak, Ibu-ibu mari kita gunakan hak pilih kita untuk masa depan bangsa. Jangan sampai salah pilih, lima menit di bilik suara akan menentukan nasib bangsa lima tahun ke depan. Kita memilih Presiden dan Wakil Presiden, DPD, DPR-RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota,” serunya.

Pemilu, lanjut dia, merupakan hajad bangsa lima tahunan sebagai sarana kedaulatan rakyat dalam kehidupan berdemokrasi di negara ini. Terdapat lima surat suara yang akan kita dapati saat di TPS nanti. ” nanti bapak-bapak dan ibu-ibu akan menerima lima surat suara yakni list warna abu-abu untuk Presiden, merah untuk DPD, kuning untuk DPR-RI, biru untuk DPRD Provinsi dan hijau untuk DPRD kabupaten kota,” terangnya seraya kembali menyerukan agar masyarakat menggunakan hak pilihnya.

Sementara itu, anggota KPU Lampura devisi partisipasi masyarakat, sosialisasi pendidikan pemilih (Parmassosdiklih), Mad Akhir menuturkan, partisipasi masyarakat sangat berpengaruh untuk suksesnya pemilu. Karena lanjut dia, makin tinggi partisipasi mengindikasikan makin besar pula kontribusi masyarakat untuk menentukan arah dan nasib bangsa kedepan. ” Kalo pemilu itu merupakan sarana kedaulatan rakyat, maka makin banyak rakyat yang menyalurkan suaranya maka makin besar kontribusi rakyat untuk bangsa kedepan,” tutur Mad Akhir

Untuk itu, sambungnya, kita berkewajiban mensosialisasikan apa itu pemilu, kapan waktunya dan tujuan pemilu kepada masyarakat. ” karena pentingnya pemilu bagi keberlangsungan bangsa dan negara maka sebab itu kita harus memaksimalkan sosialisasi dan pencerahan terkait pemilu kepada masyarakat. Tugas ini tidak hanya menjadi tupoksi KPU semata tapi tugas-tugas kita semua yang merupakan bagian dari elemen masyarakat,” serunya.

Pada kesempatan itu juga, Ketua KPU Provinsi, Erwan Boestami ditemani oleh para Komisioner KPU, dan unsur pimpinan kecamatan, PPK dan Panwascam setempat berkeliling pasar menyambangi para pedagang dan pembeli untuk mensosialisasi tahapan dan waktu pemilu sembari memberikan cindra mata. (Alam)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *