PWI dan 11 Organisasi Pers Konsolidasikan HPN–Porwanas 2027, Lampung Didorong Tampil Lebih Solid

Bandar Lampung : Persiapan Provinsi Lampung sebagai tuan rumah Hari Pers Nasional (HPN) dan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027 mulai memasuki fase konsolidasi lintas organisasi. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung bersama 11 organisasi pers konstituen Dewan Pers menggelar pertemuan silaturahmi,  Selasa ( 19/5/2026), guna membangun sinergi dan menyamakan langkah menuju agenda nasional insan pers tersebut.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dengan semangat kebersamaan. Fokus utama pembahasan diarahkan pada sosialisasi kesiapan Lampung sebagai penyelenggara HPN dan Porwanas 2027, sekaligus merumuskan pola koordinasi antarlembaga agar pelaksanaan agenda berjalan efektif dan inklusif.

banner 728x90

Ketua PWI Lampung menegaskan, penyelenggaraan HPN 2027 tidak dapat dipandang sebagai agenda organisasi tertentu, melainkan momentum bersama seluruh ekosistem pers di Lampung. Karena itu, keterlibatan aktif seluruh organisasi media dinilai menjadi kunci keberhasilan.

“HPN bukan agenda PWI semata, tetapi hajatan seluruh insan pers. Kebersamaan dan dukungan semua pihak menjadi faktor penting agar pelaksanaan HPN dan Porwanas di Lampung berjalan sukses,” ujarnya.

Menurutnya, pelaksanaan HPN 2027 dijadwalkan berlangsung pada pekan kedua April 2027. Untuk mendukung kesiapan teknis maupun kelembagaan, forum juga membahas pola penguatan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung.

Dalam pertemuan tersebut, muncul kesepahaman bahwa masing-masing organisasi pers dapat menyampaikan kebutuhan program dan dukungan anggaran secara langsung kepada Pemerintah Provinsi Lampung sesuai mekanisme yang berlaku. Langkah ini dipandang sebagai bagian dari upaya membangun tata kelola yang terbuka dan proporsional.

Sebagai tindak lanjut, seluruh organisasi konstituen Dewan Pers di Lampung berencana melakukan audiensi bersama Sekretaris Daerah Provinsi Lampung guna membahas langkah strategis persiapan HPN dan Porwanas 2027.
Di sisi lain, sejumlah organisasi pers mengingatkan pentingnya evaluasi terhadap pelaksanaan HPN di berbagai daerah sebelumnya agar Lampung mampu menghadirkan penyelenggaraan yang lebih tertata.

Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Lampung, Ahmad Novriwan, menilai pengalaman sejumlah daerah menjadi bahan pembelajaran penting. Menurutnya, Lampung perlu menyiapkan pola kerja yang lebih sistematis dan memperkuat koordinasi sejak dini.

“Pelaksanaan HPN di sejumlah daerah masih menyisakan catatan evaluasi. Lampung memiliki kesempatan untuk menghadirkan tata kelola yang lebih baik melalui kerja yang terstruktur dan solid,” katanya.

Komitmen dukungan juga disampaikan Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Lampung, Hendri STD, yang menyatakan kesiapan organisasinya untuk berpartisipasi menyukseskan HPN dan Porwanas 2027.

Pandangan serupa disampaikan Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Lampung, Andres Afandi, Sekretaris Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Senen, serta Ketua Pewarta Foto Indonesia (PFI) Lampung, Juniardi. Mereka menilai perlu ada sinkronisasi pembiayaan, kejelasan teknis pelaksanaan, serta komunikasi yang intensif dengan pemerintah daerah agar seluruh organisasi dapat terlibat secara optimal.

Ketua Harian SMSI, Fajar, menambahkan bahwa pengalaman penyelenggaraan HPN di daerah lain menjadi pelajaran penting mengenai arti koordinasi dan soliditas antarlembaga.

Pertemuan ini dinilai menjadi fondasi awal memperkuat sinergi organisasi pers di Lampung. Dengan waktu persiapan yang masih panjang, kolaborasi yang terbangun sejak awal diharapkan mampu menjadikan Lampung tidak hanya sukses sebagai tuan rumah, tetapi juga menghadirkan penyelenggaraan HPN dan Porwanas 2027 yang tertib, inklusif, dan meninggalkan kesan positif bagi insan pers nasional.

(*/Rls)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *