Amran Soroti Teknik Tebang Tebu, Target Swasembada Gula Dipertaruhkan dari Kebun

TULANG BAWANG — Ribuan penebang tebu menyambut kedatangan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Desa Gunungtapa, Kecamatan Gedungmeneng, Kabupaten Tulangbawang, Lampung, Rabu, (26/8/ 2026).

Di tengah hamparan perkebunan tebu, Amran tidak sekadar berbicara tentang target produksi gula. Ia turun langsung memperagakan teknik penebangan yang dinilai menentukan kualitas bahan baku sebelum tebu masuk ke pabrik.

banner 728x90

Amran meminta para penebang memotong tebu sedekat mungkin dengan permukaan tanah, memastikan batang bersih, serta tidak merusak bonggol. Teknik tersebut, kata dia, berpengaruh terhadap rendemen dan produktivitas tanaman.

“Penebangan harus bersih, dekat dengan tanah, dan tidak merusak bonggol,” ujar Amran saat berdialog dengan para pekerja.

Amran kemudian membelah batang tebu untuk melihat kondisi tanaman sekaligus memperkirakan rendemennya. Praktik itu menjadi penekanan bahwa peningkatan produksi gula tidak semata-mata bergantung pada luas lahan.

Menurut dia, produktivitas harus diperbaiki sejak tahap paling awal, yakni proses panen. Karena itu, disiplin pekerja dalam menerapkan standar operasional prosedur menjadi bagian penting dari strategi pemerintah mengejar swasembada gula.

“Kita punya lahan, punya petani, punya pekerja. Tinggal bagaimana kita bekerja lebih disiplin dan produktif,” kata dia.

Amran mengatakan pemerintah menempatkan swasembada gula sebagai salah satu prioritas sektor pertanian. Target itu, menurut dia, harus ditempuh melalui peningkatan efisiensi dan produktivitas dari kebun hingga pabrik, bukan hanya dengan memperluas areal perkebunan.

Para penebang, kata Amran, memiliki posisi penting dalam rantai produksi tersebut. Kesalahan saat memanen dapat memengaruhi kualitas tebu dan pada akhirnya berdampak terhadap hasil gula.

“Kalau semua kebun tebu kita terapkan SOP, produksi akan naik dan kita bisa kurangi impor gula,” ujarnya.

Ia berharap peningkatan produktivitas dapat berjalan beriringan dengan kesejahteraan petani dan kestabilan harga gula. Pemerintah, petani, pekerja, dan pelaku usaha diminta bekerja dalam satu rantai produksi yang lebih efisien.

Kunjungan Amran ke sentra tebu Tulangbawang itu sekaligus menjadi penegasan bahwa ambisi swasembada gula tidak berhenti pada kebijakan di tingkat pemerintah. Target tersebut akan ditentukan pula oleh seberapa baik tebu dipanen sejak dari lahan.(*)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *