Optimalkan Potensi Daerah, Pemkab Mesuji dan Badan Bank Tanah Laksanakan Teken Kesepakatan Strategis

Jakarta : Pemerintah Kabupaten Mesuji resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Badan Bank Tanah guna mengoptimalkan potensi pertanahan di Bumi Ragab Begawe Caram. Langkah ini ditandai dengan Penandatanganan Kesepakatan Bersama (MoU) yang berlangsung khidmat pada Rabu (29/04).

​Hadir langsung dalam agenda tersebut, Bupati Mesuji, Hj. Elfianah, didampingi oleh sejumlah jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Sementara dari pihak Badan Bank Tanah, naskah kesepakatan ditandatangani langsung oleh Plt. Kepala Badan Bank Tanah, Hakiki Sudrajat.

​Dalam kerja sama ini difokuskan pada optimalisasi pemanfaatan tanah negara untuk mendukung pembangunan infrastruktur, pemerataan ekonomi, serta penyediaan lahan bagi kepentingan umum di wilayah Kabupaten Mesuji. Melalui skema ini, diharapkan tumpang tindih lahan dapat diminimalisir dan aset daerah dapat dikelola secara lebih produktif.

banner 728x90

​”Kesepakatan ini adalah tonggak penting bagi perencanaan tata ruang kita ke depan. Kita ingin memastikan bahwa setiap jengkal tanah di Mesuji memberikan manfaat maksimal bagi kesejahteraan masyarakat, baik untuk pemukiman, investasi, maupun fasilitas publik,” ujar Hj. Elfianah seusai kegiatan.

Sementara dikesempatan sama, ​Plt. Kepala Badan Bank Tanah, Hakiki Sudrajat, menyambut baik inisiatif proaktif dari Pemerintah Kabupaten Mesuji. Menurutnya, Mesuji memiliki posisi geografis yang strategis, sehingga memerlukan manajemen pertanahan yang akuntabel dan transparan.

​”Bank Tanah hadir untuk menjamin ketersediaan lahan bagi pembangunan. Dengan adanya sinergi bersama Pemkab Mesuji, kita akan melakukan identifikasi dan verifikasi potensi lahan yang ada agar nantinya dapat dikelola secara adil dan berkelanjutan,” ungkap Hakiki Sudrajat.

​Sejumlah kepala OPD yang hadir mengonfirmasi bahwa langkah ini akan mempermudah realisasi berbagai program strategis nasional maupun daerah di Mesuji. Optimalisasi lahan ini juga diprediksi juga menarik minat investor karena adanya kepastian hukum terkait ketersediaan tanah.

​Bupati Elfianah pun menegaskan bahwa setelah penandatanganan ini, tim teknis dari OPD terkait akan segera berkoordinasi dengan Badan Bank Tanah untuk memetakan wilayah mana saja yang menjadi prioritas pengembangan dalam waktu dekat. (Kotan).

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *