BANDAR LAMPUNG — Persiapan Lampung menjadi tuan rumah Hari Pers Nasional (HPN) dan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027 mulai dimatangkan. Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung menemui jajaran pimpinan DPRD Lampung, Jumat (28/8/2026).
Pertemuan tersebut tidak sekadar membahas kesiapan teknis. DPRD Lampung memberikan dukungan terhadap agenda nasional itu, namun mengingatkan penyelenggara agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan efisien, transparan, dan tertib administrasi.
Audiensi dihadiri Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar, Wakil Ketua I Kostiana, dan Wakil Ketua IV Naldi Rinara. Dari PWI Lampung, hadir jajaran pengurus yang dipimpin Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah.
Dalam pertemuan itu, Wirahadikusumah memaparkan sejumlah persiapan menyambut HPN dan Porwanas yang dijadwalkan berlangsung pada 5–12 Desember 2027.
Menurut dia, hajatan tersebut diperkirakan mendatangkan sekitar 3.000 hingga 5.000 wartawan dari berbagai daerah di Indonesia. Selain sukses sebagai tuan rumah, PWI Lampung juga membidik prestasi tinggi pada Porwanas dengan target masuk tiga besar nasional.
“Ada sekitar 3.000 hingga 5.000 wartawan yang akan hadir. Kami ingin meraih prestasi dan menargetkan masuk posisi tiga besar nasional,” ujar Wirahadikusumah.
Target tersebut, lanjut dia, bukan tanpa persiapan. PWI Lampung mengklaim telah melakukan persiapan secara intensif melalui koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung maupun DPRD.
Rangkaian kegiatan akan diawali kick-off HPN dan Porwanas di Lapangan Saburai pada 29 November 2026. Sedangkan pembukaan resmi dijadwalkan berlangsung di Stadion Pahoman pada 5 Desember dan direncanakan dibuka Menteri Pemuda dan Olahraga.
Puncak perhelatan dijadwalkan pada 12 Desember. Presiden RI disebut diagendakan hadir bersama sejumlah pejabat dan tokoh nasional, antara lain Ketua MPR, Menko Zulkifli Hasan, Kapolri, serta jajaran DPR dan senator.
Wirahadikusumah mengatakan dukungan lintas lembaga menjadi faktor penting agar agenda tersebut berjalan maksimal. PWI Lampung juga telah berkoordinasi dengan sejumlah legislator asal Lampung di tingkat pusat.
“HPN dan Porwanas ini tidak akan berjalan tanpa dukungan semua pihak. Termasuk DPRD Lampung yang siap membantu dari berbagai aspek,” katanya.
Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar menyambut positif rencana tersebut. Menurut dia, HPN dan Porwanas merupakan kesempatan penting untuk memperkenalkan Lampung di tingkat nasional.
Namun, dukungan tersebut disertai catatan. DPRD meminta aspek efisiensi menjadi perhatian utama dalam setiap tahapan penyelenggaraan.
“Kami menyambut baik dan siap men-support serta membantu teknis pelaksanaannya. Ini momentum bagi Provinsi Lampung di event nasional,” kata Ahmad Giri Akbar.
Dia menegaskan, pelaksanaan kegiatan harus tetap mengedepankan asas efisiensi yang terukur.
“Ini harus menjadi catatan penting,” tegasnya.
Pesan serupa disampaikan Wakil Ketua DPRD Lampung Kostiana. Dia menyoroti pentingnya akuntabilitas administrasi, khususnya dalam pengelolaan pertanggungjawaban kegiatan.
Kostiana meminta panitia memastikan seluruh penggunaan anggaran dan pelaksanaan kegiatan memiliki dokumen pertanggungjawaban yang jelas serta sesuai ketentuan.
“Panitia harus memperkuat SPJ (Surat Pertanggungjawaban) nantinya. Pelaksanaannya harus dipastikan sesuai aturan dan benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.
Dengan dukungan DPRD dan pemerintah daerah, HPN dan Porwanas diharapkan tidak hanya menjadi agenda besar yang menghadirkan ribuan wartawan ke Lampung. Perhelatan tersebut juga ditargetkan menjadi etalase daerah sekaligus momentum meningkatkan citra Lampung di tingkat nasional.(*)























