Perkuat Kerohanian Warga Binaan,  Lapas Kelas II Kotabumi Gandeng Kemenag Lampung Utara

Lampung Utara155 Dilihat

Lampung Utara : Dengan tujuan dapat mendorong seseorang menjadi lebih baik, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabumi, Lampung Utara, perkuat kerohanian bagi warga binaan.

Hal itu dilakukan dengan harapan, warga binaan dapat menjadi lebih baik. Baik saat menjadi warga binaan maupun setelah nanti terbebas ke masyarakat luas.

Diketahui Program pembinaan Kerohanian warga binaan, Lapas juga bekerja sama dengan Kemenag (Kementerian Agama) Lampung Utara, Dewan dakwah dan mari takwa sebagai wadah pembelajaran keterampilan warga binaan.

Saat ini bentuk kegiatan belajar yakni muhodhoroh atau belajar berceramah. Dan sudah di jalankan.

“Mereka dapat mengisi qutbah di Masjid kita terutama qutbah Jumat. Kami harapkan, terutama kepada kerohanian tetap Istiqomah menjalankan ibadahnya, semoga apa yang di dapat di Lapas ini dapat berguna untuk mereka menjadi l bih baik .” Jelas Jelas Firman Hidayat.SH Kasubsi Bimbingan kemasyarakatan dan keperawatan (Bimkemaswat), mewakili Kepala Lapas Kelas IIA Kotabumi, Syahroni Ali,A.Md.I.P.SH.MH, dikantornya, Kamis 4 Mei 2023.

Selain kerohanian, dibawah naungan Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Binadik) Lapas Kelas IIA Kotabumi, juga membidangi pelayanan integrasi, kesehatan dan dapur sehat.

Bagian integrasi, meliputi kegiatan pembebasan bersyarat dan asimilasi. Kemudian pelayanan kesehatan yang memiliki dua dokter penanggung jawab. Kemudian Registrasi data warga binaan meliputi masa tahanan, putusan perkara apa semua tercatat di registrasi.

“Alhamdulillah klinik Lapas Pratama kita sudah bersertifikat dari kementerian Kesehatan. Selain dua dokter ada juga Tenaga Kesehatan dari Lapas. Kemudian fokus kita akan bekerja sama dengan BPJS kesehatan.” Ucap dia.

Sementara untuk kebutuhan makanan warga binaan, katanya itu merupakan pelayanan pokok/ wajib yang di lakukan.

“Alhamdulillah tenaga memasak sudah kita latih bekerjasama dengan kesehatan provinsi dan bersertifikat penjamah makanan dari. Dapur kita juga layak higienis dari kementerian kesehatan, sebelum kita berikan kita cicipi dulu. Makan tiga kali, Pagi, siang dan sore.” Kata firman saat dikonfirmasi di ruang kerja, Kepala Seksi (Kasi) Narapidana dan Anak Didik (Binadik) Sri Nuryawati. (Alam/*)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *