Jasad Pencari Ikan Yang Tenggelam di Aliran Sungai Way Abung,  Ditemukan

Lampung Utara359 Dilihat

Lampung Utara : Akhirnya jasad Haidir (56) korban tengelam saat mencari ikan di aliran Sungai Way Abung, Terpandi Kelurahan Kotabumi Udik Lampung Utara, telah ditemukan Tim Basarnas dibantu warga setempat. Senin malam, (29/05/2023).

Komandan Tim Basarnas Lampung, Heri Ansoni saat diwawancarai wartawan mengatakan, pada pukul 21 30 WIB, Tim SAR Gabungan dan warga telah menemukan korban sudah tak bernyawa dan pukul 22.07 WIB, korban telah dievakuasi dan menuju RS. M Ryacudu Kotabumi untuk di Otopsi.

“Ya, Korban tengelam telah ditemukan sekira pukul 21.30 WIB, dan korban telah dievakuasi ke RS. Ryacudu Kotabumi, untuk di Otopsi.”ucapnya.

Ditempat yang sama, Murdani selaku Ketua LK 7 Kelurahan Kotabumi Udik membenarkan Haidir (korban) tengelam telah ditemukan puki 21.30 WIB malam ini, dan korban telah dibawa ke RS Ryacudu Kotabumi. korban adalah warga nya yang hilang sedang mencari ikan dari malam minggu (Red) kemarin.

“Iya benar, korban telah ditemukan, dan telah dievakuasi ke RS. Ryacudu, dan membenarkan bahwa korban adalah warganya yang hilang saat mencari ikan,”terangnya.

Sebelumnya, Seorang warga Kelurahan Kotabumi Udik, Lampung Utara dikabarkan hilang. Haidir (56) diduga tenggelam saat mencari ikan di aliran Sungai Way Abung, Sabtu (27/5/2023).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Haidir sedang mencari ikan dengan cara memasang Tajur di aliran Sungai Way Abung Terpandi Kelurahan Kotabumi Udik.

Hingga Minggu (28/5/2023) pukul 14.30 Wib korban belum ditemukan. Tim BPBD Lampung Utara dibantu masyarakat setempat terus melakukan pencarian.

” Laporan yang kami terima dari masyarakat jam 11.40 wib, Hingga saat ini kami masih melakukan pencarian dengan menyisir aliran sungai dimana tempat korban tenggelam,” kata Ali Usman anggota BPBD Lampung Utara. Minggu (28/5/2023).

Sementara itu Dadang Gunadi warga setempat mengatakan bahwa korban merupakan nelayan yang biasa mencari ikan di aliran sungai Way Abung tersebut.

” Berdasarkan informasi dari keluarga korban, Sabtu malam ba’da Magrib korban memancing ikan, namun hingga Minggu siang Haidir belum juga pulang,” jelas Dadang.

Karena merasa was-was keluarga korban berusaha mencari korban. Namun pada saat melakukan pencarian keluarga korban hanya menemukan dayung perahu milik korban.

” Dayung perahu ditemukan di sekitar jembatan Terpandi, Namun Perahunya tidak berhasil ditemukan.” kata dia. (Alam).

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *